Tip Menyembuhkan/Mengobati Bekas Jerawat

Bekas luka dari jerawat bisa terlihat seperti hukuman ganda - pertama Anda harus menderita selama berjerawat, dan sekarang Anda memiliki tanda untuk mengingatkannya. Adakah sesuatu yang dapat Anda lakukan?

Meski banyak orang yang sembuh dari jerawat tanpa menimbulkan efek permanen, namun banyak orang lainnya mengalami parut bekas jerawat baik ringan atau parah. Saat ini memang tersedia banyak produk dan obat lokal yang dapat memperbaiki parut ringan, tetapi sebagian besar parut parah perlu diobati dengan kombinasi prosedur bedah dan perbaikan permukaan kulit. Jerawat ringan biasanya tidak meninggalkan bekas yang tahan lama. Dan ketika bekas jerawat diobati lebih dini, hal ini meningkatkan kemungkinan kulit pulih sepenuhnya tanpa cacat yang signifikan. Oleh karena itu, sangat penting untuk mengobati bekas jerawat sesegera mungkin.

Berikut ini adalah beberapa solusi yang bisa Anda coba untuk mengatasi parut jerawat:

Pengobatan Tradisional
  • Pengobatan Menggunakan Lemon - Jika parut jerawat Anda berwarna gelap, Anda dapat menggunakan jus lemon untuk mencerahkannya. Bersihkan wajah Anda dengan jus lemon. Bubuhkan satu sendok teh jus lemon ke bola kapas dan oleskan secara halus di atas bekas jerawat. Biarkan selama sepuluh menit, kemudian bilas. Berhati-hatilah dengan jus lemon karena bisa membuat kulit Anda peka terhadap cahaya. Jadi pastikan untuk menggunakan tabir surya pada area yang Anda olesi dengan jus lemon sebelum terkena sinar matahari.
  • Pengobatan Menggunakan Soda dan Minyak Zaitun - Lakukan pengelupasan kulit Anda dengan baking soda. Seringkali baking soda tertentu digunakan dalam perawatan microdermabrasi kosmetik. Anda dapat menjalankan sendiri perawatan microdermabrasi sederhana dengan mencampur satu sendok teh baking soda dan dua sendok teh air higienis. Lalu gosok perlahan campuran tersebut pada bekas jerawat Anda selama enam puluh detik lalu bilaslah hingga bersih. Setelah pengelupasan kulit menggunakan soda, pijatlah wajah Anda dengan minyak zaitun. Parut jerawat dapat menyebabkan kulit kehilangan elastisitas dan kekenyalan. Nutrisi pelembab dalam minyak zaitun akan menembus kulit untuk melembabkan dan melembutkan tekstur kulit Anda.
  • Pengobatan Menggunakan Minyak Nanas - Selain makan buah-buahan segar untuk memasok kulit Anda dengan vitamin C yang dibentuk oleh kolagen, Anda juga dapat mengoleskan buah-buahan tersebut ke wajah sebagai asam pengelupas kulit yang lembut. Misalnya oleskan minyak nanas dengan lembut ke wajah Anda. Biarkan selama 10-15 menit, kemudian bilas sampai bersih. Karena nanas mengandung asam askorbat, ini akan memberikan efek cerah pada wajah, dan membantu memudarkan bekas jerawat.


Kalau benar Anda ingin memulihkan parut jerawat dalam waktu lebih cepat, jangan lupakan AIR. Kulit Anda membutuhkan air untuk menjaga kemontokannya, menghilangkan racun, dan membangun sel-sel kulit baru. Minumlah setidaknya 8 sampai 10 gelas air setiap hari untuk menjadikan kulit Anda berkualitas dan lebih segar.

Kunci rahasia lainnya yang Anda butuhkan adalah KONSISTENSI. Parut jerawat terbentuk selama berminggu-minggu, lapis demi lapis. Maka untuk menghilangkannya, Anda perlu menggunakan resep alami ini setiap hari agar bisa menghilangkan jaringan parut yang rusak lapis demi lapis pula.
Pengobatan Profesional
Jika Anda lebih memilih untuk menggunakan pengobatan medis daripada cara alami, ada beberapa metode atau pilihan pengobatan yang tersedia. Tentu saja pengobatan ini harus dilakukan oleh ahli kesehatan atau dokter spesialis. 
  • Penyuntikan kolagen. Kolagen, suatu zat yang normal di dalam tubuh, disuntikkan di bawah kulit untuk "meregangkan" dan "mengisi" parut lembut jenis tertentu baik dangkal atau dalam. Pengobatan kolagen biasanya tidak berhasil dengan baik untuk parut ice-pick dan keloid. Kolagen yang berbahan dasar dari sapi atau sumber-sumber selain manusia tidak dapat digunakan pada orang dengan penyakit autoimun. Kolagen dari manusia atau fasia bisa membantu bagi mereka yang alergi terhadap turunan kolagen dari sapi. Manfaat kosmetik dari penyuntikan kolagen biasanya bertahan 3 hingga 6 bulan. Suntikan kolagen tambahan untuk menjaga manfaat kosmetik tersebut bisa dilakukan.
  • Transfer lemak autologous. Lemak diambil dari tempat lain pada tubuh Anda sendiri dan disiapkan untuk disuntikkan ke dalam kulit Anda. Lemak ini disuntikkan di bawah permukaan kulit untuk mengangkat parut yang tertekan. Transfer lemak dengan metode autologous ini biasanya digunakan untuk memperbaiki cacat kontur mendalam yang disebabkan oleh parut dari jerawat nodulocystic. Karena lemak diserap kembali ke dalam kulit selama 6 sampai 18 bulan, prosedur tersebut biasanya harus diulang. Hasil yang lebih lama bisa dicapai dengan prosedur transfer-lemak ganda.
  • Dermabrasi. Hal ini dianggap sebagai pengobatan yang paling efektif untuk parut jerawat. Di bawah pembiusan lokal, sebuah sikat berkecepatan tinggi atau frais digunakan untuk menghilangkan permukaan kulit dan mengubah kontur parut. Parut yang dangkal bisa dihapus sama sekali, dan parut yang lebih dalam dapat dikurangi kedalamannya. Dermabrasi tidak bisa dilakukan untuk semua jenis parut; sebagai contoh, dermabrasi bisa membuat parut ice-pick lebih terlihat jelas jika parut tersebut lebih besar di bagian bawahnya dibandingkan di permukaan. Pada orang berkulit gelap, dermabrasi dapat menyebabkan perubahan dalam pigmentasi sehingga membutuhkan pengobatan tambahan.
  • Microdermabrasi. Teknik baru ini merupakan bentuk permukaan dari dermabrasi. Teknik ini tidak menggunakan sikat berkecepatan tinggi, melainkan menggunakan kristal aluminium oksida yang dilewatkan melalui tabung penyedot untuk menghilangkan permukaan kulit. Hanya sel-sel permukaan kulit terluar saja yang dihilangkan, sehingga tidak ada luka tambahan. Beberapa kombinasi prosedur sering dibutuhkan tetapi parut mungkin tidak dapat secara sempurna diperbaiki.
  • Pengobatan laser. Laser dengan berbagai panjang gelombang dan intensitasnya dapat digunakan untuk mereka-ulang parut dan mengurangi kemerahan pada kulit di sekitar luka jerawat yang telah pulih. Jenis laser yang digunakan ditentukan berdasarkan hasil yang ingin dicapai oleh pengobatan laser tersebut. Jaringan bisa benar-benar dihilangkan dengan alat yang lebih kuat seperti laser karbon dioksida. Dalam beberapa kasus, pengobatan tunggal adalah satu-satunya hal yang diperlukan untuk mencapai hasil permanen. Karena kulit menyerap pancaran energi yang kuat dari laser, mungkin Anda mendapatkan perawatan lanjutan untuk mengatasi warna kemerahan selama beberapa bulan.
  • Operasi kulit. Beberapa parut ice-pick bisa dihilangkan dengan cara "pengangkatan". Dalam prosedur ini, setiap parut dipotong hingga ke jaringan lemak di bawah kulit; lubang yang dihasilkan pada kulit dapat diperbaiki dengan jahitan atau dengan sedikit pencangkokan kulit. Subcision adalah teknik di mana bedah digunakan untuk mengangkat jaringan parut dari kulit yang tidak berparut.
  • Transplantasi kulit. Teknik ini mungkin diperlukan pada kondisi-kondisi tertentu.
  • Pengobatan keloid. Operasi pengangkatan jarang digunakan untuk mengobati keloid, walau tidak menutup kemungkinan. Kadang-kadang keloid diobati dengan menyuntikkan obat steroid ke kulit di sekitar keloid. Asam retinoic topikal dapat diterapkan langsung pada keloid. Dalam beberapa kasus, cara terbaik untuk mengobati keloid bagi orang yang sangat rentan adalah tanpa pengobatan sama sekali.
(Dikutip dari buku: Jurus Ampuh Menaklukkan Jerawat, Rina Nurmalina, Elex Media Komputindo)

*****


Apakah artikel ini membantu Anda? Jika ya, mohon keikhlasannya untuk mengklik iklan di bawah ini :) 












9 Tips Seks untuk Wanita Tua

Kehidupan seks Anda akan berubah seiring usia yang semakin menua. Perubahan ini dapat diatasi dan Anda tetap dapat memiliki seks yang sehat dan memuaskan sepanjang hidup Anda. Dengan berkomunikasi dengan pasangan Anda, menjaga kesehatan dan menjaga perspektif emosional yang baik, kehidupan seks Anda dapat tumbuh lebih kaya tahun demi tahun.

1. Bicarakan Dengan Pasangan Anda
Komunikasi yang terbuka selalu penting untuk mendapatkan seks yang baik. Bicarakan secara terbuka dengan suami Anda mengenai kesulitan seksual Anda sejauh ini. Cobalah untuk mencari solusinya bersama-sama untuk mengobati kesulitan tersebut.

2. Melumasi
Sebagai seorang wanita lanjut, pelumas alami mungkin menurun saat berhubungan seks. Jika memang demikian, Anda bisa memperbaikinya dengan menggunakan produk pelumas berbasis air. Pada awalnya, menerapkan pelumas untuk seks mungkin tampak canggung, tetapi Anda dan pasangan Anda dapat dengan cepat menjadi terbiasa dan bahkan dapat lebih cepat terangsang dan menikmati foreplay.

3. Mencoba Berbagai Posisi
Rasa sakit yang disebabkan oleh arthritis atau kondisi kesehatan lain dapat mengganggu saat berhubungan seks. Oleh karena itu cobalah mengganti-ganti posisi seksual semampu Anda, Anda mungkin menemukan beberapa posisi yang bekerja jauh lebih baik dan bisa menikmatinya. Juga, arthritis dan kondisi sakit lainnya sering kurang terasa parah pada waktu-waktu tertentu dalam sehari, yang akan bervariasi untuk setiap orang. Cobalah berhubungan seks ketika rasa sakit Anda tidak terlalu parah.

4. Tangani Masalah Ereksi
Untuk pria Anda, masalah ereksi merupakan bagian yang diharapkan dari penuaan. Jika ini menjdi masalah pada pasangan Anda, dengan lembut Anda bisa membantu memecahkan masalah ini. Perubahan gaya hidup dan menemukan obat-obatan yang tepat dapat membantu. Jangan sungkan untuk berkonsultasi dengan dokter.

5. Rasakan Sesuatu yang Indah
Kita hidup di zaman yang terus-menerus diperlihatkan ketampanan pemuda dan keindahan, baik itu melalui televisi, majalah atau bahkan internet. Dengan bertambahnya usia, suami Anda mungkin terlihat kurang lagi menarik secara seksual, yang dapat mengganggu hasrat seksual Anda. Cobalah untuk tidak terpengaruh oleh pesan-pesan modern. Begitu pun sebaliknya, perubahan pada tubuh Anda pun terus melaju seiring usia, tetapi itu tidak mencerminkan pada nilai atau keinginan seks. Jadi abaikan pesan dan stereotip dari televisi, majalah dan sumber media lain dan cintailah pasangan Anda dengan segenap hati di setiap tahap kehidupan. Bayangkan bagaimana ia begitu tampan dan perkasa sewaktu muda dulu :)  

6. Rawatlah Kesehatan Anda
Ingatlah, kesehatan yang buruk dapat mengganggu kepuasan seksual. Jika Anda memiliki kondisi kesehatan tertentu, pastikan untuk mengobati dan merawatnya. Ikuti perintah dokter Anda dan buat perubahan gaya hidup yang Anda butuhkan untuk menjadi sehat. Tidur yang cukup, pikiran positif, menghindari stres, berolahraga dan makan yang baik tidak hanya akan menjaga kesehatan Anda, melainkan juga meningkatkan kehidupan seks Anda.

7. Seks Setelah Pembedahan
Dengan bertambahnya usia, sebagian dari wanita mungkin perlu menjalani operasi bedah yang mengubah organ reproduksinya. Yang paling umum adalah mastektomi (pengangkatan payudara atau bagian dari payudara untuk mengobati kanker) atau histerektomi (pengangkatan rahim dan kadang-kadang ovarium). Perlu diketahui bahwa operasi ini tidak mengganggu kemampuan seorang wanita untuk berhubungan seks. Namun, prosedur ini secara dramatis dapat mengubah bagaimana seorang wanita merasakan daya tariknya. Komunikasikan hal ini secara terbuka dengan pasangan Anda sehingga dapat membantu mengurangi kecemasan dan perasaan negatif.

8. Berhubungan Seks Secara Aman
Setiap orang dewasa yang aktif secara seksual perlu untuk melindungi diri dari penyakit menular seksual. Infeksi menular, seperti HIV, sekarang ini semakin meningkat tajam pada orang dewasa yang lebih tua. Orang dewasa tua hendaknya waspada dan menaruh perhatian pada masalah ini. Pastikan praktik seks Anda aman. Jangan mencoba berganti-ganti pasangan secara tidak sah, namun tingkatkan kualitas seks Anda dan pasangan Anda di rumah.

9. Berbicara dengan Dokter Anda
Jika Anda atau pasangan Anda mengalami kesulitan seksual, berkonsultasilah dengan dokter. Mungkin ada solusi sederhana untuk masalah Anda, misalnya mengubah waktu di mana Anda perlu meminum obat atau membuat perubahan gaya hidup. Dokter dapat membantu Anda agar adaptasi ini berjalan lancar.


*****

Apakah artikel ini membantu Anda? Jika ya, mohon keikhlasannya untuk mengklik iklan di bawah ini :) 













Inilah Penyebab Anda Berjerawat

Penyebab jerawat sebetulnya masih belum diketahui secara pasti, tetapi para dokter memiliki keyakinan bahwa jerawat adalah hasil dari banyak faktor yang saling terkait. Salah satu faktor penting tersebut adalah meningkatnya jumlah hormon. Hormon-hormon ini, yang dinamakan androgen (hormon seks pada pria), jumlahnya meningkat pada anak-anak lelaki maupun perempuan selama masa puber mereka dan bisa menyebabkan kelenjar keringat membesar serta memproduksi lebih banyak keringat. Faktor lainnya adalah keturunan atau genetik. Para peneliti juga yakin bahwa kecenderungan banyaknya jerawat dapat ‘diwariskan’ dari orang tua. Sebagai contoh, hasil studi telah memperlihatkan bahwa banyak anak lelaki berjerawat pada usia sekolah memiliki keluarga dengan riwayat yang sama.


Beberapa faktor lain dapat berperan dalam munculnya jerawat atau membuatnya lebih buruk. Naiknya tingkat hormon pada anak-anak perempuan dan wanita dewasa bisa menimbulkan rasa panas pada jerawat selama 2 hingga 7 hari sebelum periode menstruasi. Perubahan yang terjadi pada hormon yang berhubungan dengan kehamilan, atau ketika mulai mengkonsumsi pil anti hamil, atau saat menghentikannya, juga bisa menimbulkan jerawat. Stres, khususnya kadar emosional yang parah atau berlarut-larut, dapat juga memperburuk kelainan ini.

Di samping itu, beberapa obat, termasuk androgen, lithium, dan obat-obat tidur juga diketahui dapat menimbulkan jerawat. Kosmetik-kosmetik berminyak bisa mempengaruhi sel-sel pada folikel dan membuatnya saling menempel. Gesekan pada kulit yang disebabkan oleh himpitan atau gosokan atau tekanan dari helm motor, tas punggung, atau kerah baju yang ketat juga dapat berperan dalam memperparah jerawat. Juga, lingkungan yang menyebabkan iritasi (seperti polusi dan kelembaban tinggi), pijatan atau sentuhan pada jerawat, dan gosokan tangan yang keras pada kulit dapat memperburuk jerawat.
Itulah beberapa faktor utama yang diduga pemicu munculnya jerawat. 
Sekarang mari kita kupas faktor-faktor tersebut secara lebih mendalam.

Salah satu yang diketahui dapat menimbulkan jerawat adalah infeksi akibat bakteri. Bakteri Propionibacterium acnes (P. acnes) termasuk spesies bakteri anaerob, dengan kata lain hidupnya tidak memerlukan atau hanya memerlukan sedikit sekali udara. Bakteri ini disimpulkan sebagai penyebab timbulnya jerawat.
Namun di sana juga masih terdapat sub-species sejenis P.Acnes yang berhubungan dengan masalah kesehatan kulit dan jerawat. Belum dapat disimpulkan apakah salah satu dari varian yang tak diinginkan ini berkembang dalam kondisi yang berlawanan, apakah didapat dari parasit luar, atau apakah tergantung pada pasiennya sendiri. Varian-varian ini memiliki kemampuan untuk mengubah, memperpanjang, atau beradaptasi dengan siklus abnormal dari peradangan, produksi keringat, dan aktivitas pelepasan dari pori-pori jerawat.
Menurut beberapa penelitian, ketahanan P.acnes terhadap zat-zat antibiotik yang banyak digunakan saat ini telah semakin meningkat.

Jerawat, dalam kondisinya yang paling alami dapat dianggap sebagai penyakit hormonal. Hormon-hormon bertanggung jawab atas kematangan pada kelenjar-kelenjar minyak di kulit kita. Inilah sebabnya mengapa anak-anak tidak - atau jarang - berjerawat.

Ada beberapa saat di dalam hidup kita ketika hormon-hormon bisa menjadi tidak seimbang dan mengakibatkan bencana, termasuk saat pubertas, kehamilan, dan menopause. Lebih spesifik lagi, jerawat dapat dipercepat dengan androgen, hormon-hormon jantan yang terdapat pada pria dan wanita. Kelebihan minyak yang dihasilkan oleh hormon-hormon ini bisa menjadi alat bantu dalam menyumbat kantung-kantung rambut di mana bakteri dapat tumbuh dan menimbulkan bintil dan bercak jerawat.
Jerawat hormonal terlihat paling banyak pada wanita yang disebabkan oleh siklus alami yang dilaluinya, seperti menstruasi, kehamilan dan menopause. Sehingga para dokter terkadang memberikan resep pil anti hamil berdosis rendah dan/atau penghambat reseptor androgen untuk mengurangi bercak dan menjaga agar hormon androgen tetap stabil.

Bahkan pada sebagian orang dewasa, naik-turunnya tingkat hormon dapat menyebabkan jerawat bermunculan. Androgen adalah hormon-hormon yang dilepaskan oleh kelenjar adrenal, ovarium, dan testis. Hormon-hormon ini memicu aktivitas kelenjar keringat, dan menambah produksi minyak serta membuat komedo atau jerawat cenderung lebih mudah terbentuk.
Jerawat yang muncul pada orang dewasa paling banyak menyerang wanita. Fluktuasi hormon yang tajam sering juga disebabkan oleh penggunaan obat anti hamil tertentu. Para wanita bisa melihat jerawat mereka tiba-tiba muncul atau menjadi lebih parah selama masa-masa ini di dalam hidup mereka.
Kaum pria sendiri bukan berarti kebal terhadap jerawat. Jerawat pada pria dewasa biasanya dimulai saat remaja dan tetap bertahan hingga mereka dewasa. Kaum pria cenderung memiliki jerawat dalam tingkat yang lebih parah dan lebih tahan lama dibanding kaum wanita karena tingginya tingkat testosteron di dalam tubuh mereka Walaupun begitu, jarang terjadi munculnya jerawat pada pria yang mampu bertahan hingga 10 tahun atau lebih, jika dibiarkan.

Jika Anda wanita dan tiba-tiba terserang jerawat saat dewasa, Anda mungkin perlu memeriksa perlengkapan kosmetik yang Anda gunakan, termasuk pembersih dan pelembab kulit, dan produk-produk perawatan rambut. Beberapa produk tertentu, terutama yang berbahan dasar minyak, bisa menyumbat pori-pori dan menimbulkan dampak di dalam folikel. Dokter ahli kulit (dermatolog) mungkin menyarankan Anda untuk menghindari produk-produk yang mengandung minyak, dan menyarankan Anda untuk menggunakan produk-produk yang berlabel "Noncomedogenic". Namun demikian, Anda tetap harus berhati-hati sebab produk-produk noncomedogenic juga bisa memicu reaksi jerawat pada orang dengan kulit sensitif.

Berbagai kosmetik, karena campuran bahan kimia di dalamnya, memiliki kaitan langsung terhadap timbulnya jerawat. Bahkan faktanya, jerawat kosmetika, atau jerawat yang disebabkan oleh produk kosmetik, adalah bentuk jerawat ringan yang umum. Jerawat jenis ini dipicu oleh faktor-faktor tropis dan bukan karena proses rumit yang terjadi di dalam tubuh. Bahkan bagi mereka yang diduga tidak akan terkena jerawat kadang-kadang juga bisa terserang karena penggunaan produk kosmetik.
Karena munculnya disebabkan oleh zat-zat kimia dari luar, maka jerawat kosmetik relatif mudah untuk dihilangkan. Dengan menghentikan penggunaan kosmetik yang memicu munculnya jerawat, maka jerawat akan hilang dengan sendirinya.

Jerawat kosmetik memiliki bentuk berupa tonjolan kecil, gatal dan berwana merah muda pada pipi, dagu, serta kening. Jerawat ini muncul dalam periode beberapa minggu atau bulan dan bisa jadi mampu bertahan untuk waktu yang lama. Para penderita jerawat seharusnya sebisa mungkin menghindari penggunaan kosmetik. Hasil dari berbagai studi memperlihatkan bahwa makeup boleh jadi tidak menyebabkan timbulnya jerawat yang sebenarnya, tetapi dapat memperparah jerawat yang sudah ada.
Dengan semakin meningkatnya penggunaan makeup sebagai bagian rutinitas setiap hari oleh banyak wanita, maka terjadinya kelainan kulit seperti jerawat semakin meningkat pula. Jerawat yang disebabkan oleh penggunaan produk kosmetik dapat dikenali dengan adanya kumpulan-kumpulan komedo putih yang kecil pada pipi, kening, dan dagu. Jerawat kosmetik tidak meninggalkan parut tetapi terlihat sama tidak bagusnya seperti jenis jerawat lain.

Jerawat kosmetik memang berbeda dengan jenis jerawat lainnya, karena pada kondisi ini papula dan pustula (bintil bernanah) muncul dahulu dan setelah itu baru komedo. Sayangnya, banyak orang tidak sadar akan hubungan "aksi dan reaksi" antara jerawat dan kosmetik ini, dan berujung pada memburuknya infeksi akibat penggunaan kosmetik yang lebih banyak untuk menyembunyikan jerawat.
Beberapa produk perawatan kulit dan rambut bisa mengundang timbulnya komedo, atau bentuk permulaan dari jerawat. Kemampuan untuk mengundang jerawat ini disebut "acnegenicity". Kemampuan mengundang timbulnya jerawat ini merujuk pada sifat comedogenicity – yaitu kemampuan mengundang komedo-putih dan hitam, papula dan rangkaian pustula.

Sebagian besar produk kosmetik mencantumkan label telah diuji atas acnegenicity dan merupakan noncomedogenic, namun bagi orang-orang yang terserang jerawat tetap harus waspada dalam menggunakan produk-produk kosmetik ini. Efek yang merusak bagi jerawat bisa didatangkan oleh adanya minyak yang berlebih pada bahan kosmetik. Adanya keyakinan bahwa keringat bisa bermanfaat bagi kulit telah menjadi alasan sebagian besar pabrik kosmetik untuk memperbanyak zat ini pada produk mereka. Untuk keperluan tersebut, asam stearic dan mysristate telah banyak digunakan dalam pembuatan kosmetik, dan tahukah Anda bahwa zat-zat kimia ini bahkan bisa lebih berpotensial menimbulkan jerawat daripada keringat alami.
Dewasa ini, banyak produk kosmetik juga menggunakan slogan "bebas minyak". Walaupun dalam pandangan hukum dibenarkan, hal ini tidaklah otomatis membuat produk tersebut aman bagi kulit yang cenderung berjerawat, karena zat minyak yang digunakan adalah berbahan dasar sintetis dan jauh lebih berbahaya daripada sekedar kelebihan keringat yang ditemukan pada kulit yang menyumbat pori-pori!

Kondisi Medis dan Obat-obatan
Beberapa kondisi medis tertentu, seperti penyakit policystic ovary dapat memicu timbulnya jerawat pada orang dewasa. Jika Anda mengalami gejala-gejala lain seperti meningkatnya pertumbuhan bulu/rambut, berat badan, dan lain-lain selain timbulnya jerawat, Anda seharusnya menemui dokter.

Di samping itu, ada sejumlah kasus di mana jerawat disebabkan oleh obat-obatan. Walaupun demikian, kasus-kasus jerawat ini jumlahnya terbatas. Jika Anda berhenti menggunakan obat tersebut maka jerawat akan hilang secara bertahap. Penggunaan steroid, obat-obat tertentu untuk mencegah kehamilan, terapi hormon dan pengobatan lainnya dapat pula menyebabkan jerawat. Anda pun disarankan untuk menemui dokter jika yakin kalau pengobatan yang diresepkan ternyata memicu atau memperparah jerawat Anda.
Bagaimana jika Anda perlu mengonsumsi obat-obatan ini untuk jangka waktu yang lebih lama? Bagaimana jika obat tersebut adalah obat resep yang perlu Anda minum sepanjang hidup Anda? Bagaimana jika Anda memiliki reaksi alergi terhadap obat tersebut? Apa yang akan Anda lakukan? Pada kasus ini, Anda perlu menyembuhkan lesi/jerawat atau radang seperti halnya Anda menyembuhkan bentuk jerawat lainnya, apapun penyebabnya.

Inilah kenyataan bahwa orang-orang memiliki beragam reaksi kulit terhadap sesuatu, termasuk pengobatan. Apa yang mungkin menjadi ancaman alergi bagi seseorang bisa jadi merupakan obat penyembuh bagi orang lain. Dengan demikian, kelenjar-kelenjar minyak pada orang-orang bereaksi secara berbeda terhadap obat-obatan.
Ada berberapa jenis obat yang mungkin menyebabkan berlebihnya aktivitas kelenjar sehingga membuat produksi keringat lebih banyak. Sayangnya, hampir semua jerawat - termasuk karena obat - bersifat krusial bagi kebaikan Anda. Sebaliknya Anda pun mungkin tidak bisa sepenuhnya menghindar dari obat-obatan. Bagaimanapun, Anda tentunya dapat berusaha menemukan cara untuk meminimalkan efek negatif pada kulit Anda.

Apa saja obat-obatan yang dapat menyebabkan jerawat?
Anda mungkin perlu memperhatikan jenis obat-obatan di bawah ini, dengan harapan bahwa Anda akan menemukan kejelasan atas jerawat yang tidak pernah menyingkir selama ini. Tentu saja, petunjuk yang terbaik adalah berkonsultasi dengan dokter atau dokter spesialis kulit. Dan, jangan pernah Anda menomorduakan kesehatan dari penampilan wajah Anda.


  •           Anticonvulsants. Anda akan diresepkan ini jika memiliki epilepsi atau serangan lain yang sejenis. Sebagian besar pengobatan dalam kelompok ini mencantumkan jerawat sebagai efek samping yang paling umum.
  •           Corticosteroids. Pada dasarnya zat-zat ini adalah hormon buatan. Jika digunakan dengan benar, mereka adalah obat yang bagus untuk mengobati gatal-gatal dan eksim. Tetapi karena merupakan hormon-hormon "buatan", mereka juga dapat menimbulkan jerawat. Ingat, hormon-hormon manusialah yang sering bertanggung jawab atas timbulnya jerawat.
  • ·         Disulfuram (atau Antabuse). Diresepkan untuk membantu pasien penderita kecanduan alkohol kronis yang ingin tetap berada pada kondisi yang tidak mabuk. Saat bercampur dengan alkohol, obat ini menimbulkan reaksi tubuh yang tidak nyaman, dengan tujuan untuk menghambat hasrat meminum alkohol lagi setelahnya. Obat ini juga dikenal dapat memicu jerawat pada beberapa orang ketika digunakan secara intens.
  • ·         Immuran. Seperti halnya zat immunosuppressant lainnya, Immuran digunakan untuk menekan sistem kekebalan tubuh bagi mereka yang akan menerima transplantasi organ, sehingga membantu mencegah reaksi penolakan pada tubuh. Efek sampingnya, obat ini juga dapat menekan kemampuan alami tubuh untuk memerangi bakteri yang menimbulkan jerawat.
  •           INH (Isoniazid) digunakan khusus untuk mengobati TBC. Penyakit TBC telah mengalami peningkatan dalam jumlah besar pada akhir 1980an, walau telah cukup berhasil diberantas. Kini TBC umumnya menyerang populasi tuna wisma dan pasien penderita AIDS. Obat ini memiliki efek samping timbulnya jerawat.
  •           Quinine digunakan sebagai obat resep untuk pencegahan – atau pengobatan – bagi penderita malaria. Jika Anda bepergian ke belahan dunia lain di mana terdapat resiko terjangkit malaria, pastikan untuk meminta solusi alternatif pada dokter. Anda mungkin mengalami timbulnya jerawat setelah penggunaan quinine, meskipun tidak semua orang bereaksi seperti itu.
  •           Pengobatan gondok. Beberapa obat untuk penyakit gondok (seperti Thiourea dan Thiouracil) dikenal dapat memicu jerawat. Pengobatan-pengobatan ini digunakan untuk memicu aktivitas kelenjar gondok jika Anda memiliki fungsi tiroid yang lemah. Yodium dalam jumlah banyak dapat membantu menata kembali fungsi tiroid tetapi obat ini juga dapat menyebabkan timbulnya jerawat.
  • ·         Barbiturates. Ini adalah jenis obat-obatan yang menimbulkan kecanduan. Obat ini sering diresepkan sebagai obat penenang. Para dokter sangat tidak dianjurkan memberikan resep obat ini karena cenderung menyebabkan masalah kecanduan. Namun bagaimanapun obat ini masih efektif dalam mengobati kegelisahan, kerisauan dan stres. Sayangnya, obat ini juga dapat menimbulkan jerawat.
  •           Lithium. Obat ini adalah penyeimbang emosi yang diresepkan bagi orang-orang yang menderita depresi atau gangguan bipolar. Obat ini membantu menenangkan syaraf-syaraf dan menata kembali komunikasi di antara sinapsis pada otak. Sayangnya, sebagai akibat atas sehatnya kondisi mental, Anda mungkin menderita timbulnya jerawat. Seringkali, orang yang pertama kali mengonsumsi lithium akan berjerawat pada punggung atau dada. Untuk menghindari masalah ini, Anda dapat meminta pengobatan alternatif kepada dokter untuk depresi atau gangguan bipolar, atau Anda mencari pengobatan jerawat yang cocok dengan lithium.
  • ·         Anabolic-Androgenic Steroids. Anda mungkin pernah mendengar tentang obat-obatan ini yang berhubungan dengan pembentukan badan dan olah raga. Para atlet mengunakannya sebagai obat untuk meningkatkan kemampuan. Obat-obatan ini telah menimbulkan kerusakan yang parah, di mana ada banyak penyalahgunaan atas obat-obatan ini. Sayangnya juga, orang-orang menderita jerawat sebagai akibat dari penggunaannya. Pada pengguna pria, jerawat biasanya terlihat pada punggung, dada, dan bahu, tetapi jarang pada wajah. Di lain pihak, wanita cenderung mengalami sebaliknya. Jerawat lebih banyak muncul pada wajah dibandingkan punggung atau dada.
  •           Dehydroepiandrosterone atau DHEA. Obat ini adalah hormon anti penuaan. Juga merupakan salah satu jenis hormon steroid. DHEA oleh tubuh diubah menjadi testosterone. Sebagai efek sampingnya, tubuh menghasilkan lebih banyak bulu. Sehingga hal ini juga cenderung menyebabkan lebih banyak pori-pori yang tersumbat yang pada akhirnya berujung pada jerawat.

Seperti halnya warna mata dan bentuk hidung, agaknya jerawat juga diturunkan dari orang tua. Jadi jika ibu atau ayah Anda (atau keduanya) memiliki jerawat, besar kemungkinan kalau Anda pun akan memilikinya. Dan jika lebih banyak anggota keluarga yang memiliki jerawat, lebih besar pula kemungkinan Anda untuk memiliki atau menyimpan masalah yang sama.

Juga, orang-orang dewasa dengan kulit berminyak lebih cenderung memiliki jerawat. Jenis kulit jelas diturunkan dari orang tua ke anak. Jika keluarga Anda memiliki riwayat jerawat yang kuat, jerawat Anda mungkin lebih sulit diobati. Tentu saja, ini bukan berarti bahwa Anda tidak dapat menemukan pengobatan yang efektif atau mendapatkan hasil yang bagus, tetapi hal ini merupakan sesuatu yang perlu diwaspadai.
Berjerawat atau tidaknya orang tua, kelihatannya menentukan peluang apakah Anda akan memiliki masalah kelainan kulit ini atau tidak. Penelitian menunjukkan bahwa peluang timbulnya jerawat akan meningkat jika sang ibu pernah memiliki jerawat pada satu waktu dalam hidupnya. Ini berarti bahwa jerawat dapat diturunkan melalui kromosom X. Meskipun demikian Anda tidak perlu memandang album lama ibu Anda sebagai sesuatu yang menakutkan. Bahkan dengan adanya faktor riwayat keluarga sekalipun, belum tentu Anda akan mengalaminya juga, atau mungkin Anda tidak akan memiliki bintil-bintil sebanyak yang Anda bayangkan. Bahkan sebaliknya, banyak orang berjerawat yang datang dari orang tua berkulit bersih tanpa jerawat. Hal ini karena ada begitu banyak faktor lain yang berperan atas timbulnya jerawat selain riwayat keluarga.

Kalaupun Anda berjerawat dan besar keyakinan kalau itu berkaitan dengan riwayat keluarga, Anda tidak perlu berkecil hati. Di sana tersedia segudang pilihan untuk pengobatan. Mengunjungi dokter ahli kulit dapat membantu menemukan solusi yang efektif.


(Dikutip dari buku: Jurus Ampuh Menaklukkan Jerawat, Rina Nurmalina, Elex Media Komputindo)


Apakah artikel ini membantu Anda? Jika ya, mohon keikhlasannya untuk mengklik iklan di bawah ini :) 






11 Cara Mudah Mencegah Kanker

Siapa yang tidak takut dengan kanker?
Tentu tidak satu pun dari kita yang mengharapkannya. Kanker adalah penyakit yang berat dan bisa menyerang siapa saja. Bila memang demikian, maka pastikan Anda melakukan usaha-usaha yang benar untuk mencegahnya. Pencegahan kanker lebih mudah daripada yang Anda pikirkan. Dengan beberapa perubahan gaya hidup sederhana, Anda dapat secara drastis mengurangi risiko berbagai jenis kanker. Banyak faktor yang memainkan peran dalam perkembangan kanker, tetapi kabar baiknya adalah bahwa sebagian besar kanker dapat dihindari.

1.  Hindari Merokok dan Paparan Asap Rokok
Merokok adalah faktor resiko kanker yang paling signifikan namun dapat kita cegah. Merokok bertanggung jawab tidak hanya untuk kanker paru-paru, tetapi juga jenis kanker lainnya. Salah satu cara terbaik untuk mencegah kanker adalah berhenti merokok dan menghindar dari asap rokok orang lain. Segera setelah Anda berhenti, dan itu tidak pernah terlambat, tubuh Anda akan menuai manfaatnya dan secara perlahan memperbaiki dirinya. Menghindari asap rokok juga merupakan cara untuk mencegah kanker. Asap rokok adalah asap yang dihembuskan dari perokok lain atau rokok pipa, atau cerutu yang menyala. Asap ini mengandung lebih dari 60 jenis racun karsinogen. Tahukah Anda bahwa karsinogen dapat mengganggu perkembangan sel normal. Gangguan inilah yang menjadi pemicu perkembangan kanker.

2. Lindungi Kulit Anda dari Terlalu Banyak Sinar Matahari
Apakah Anda tahu bahwa lebih dari satu juta orang Amerika menderita kanker kulit setiap tahun? Kanker kulit adalah jenis kanker yang paling umum yang menyerang pria dan wanita, dan menyumbang sekitar setengah dari semua diagnosa kanker. Kabar baiknya adalah bahwa kanker kulit termasuk salah satu jenis kanker yang paling bisa dicegah. Langkah terpenting untuk mencegah kanker kulit adalah dengan menghindari paparan sinar UV terlalu banyak/sering. Kita dapat melakukan ini dengan memakai tabir surya, menghindari sinar matahari di tengah hari, mengenakan pakaian pelindung ketika di luar rumah, dan menjauh dari tempat tidur penjemur kulit.

3. Perbanyak Makan Buah dan Sayuran
Pola makan yang sehat dan seimbang sangat menguntungkan untuk banyak hal. Memperbanyak makan buah-buahan dan sayuran sangat mengurangi resiko terkena kanker dan ancaman kesehatan lainnya. Buah-buahan dan sayuran mengandung antioksidan, yang membantu memperbaiki sel-sel kita yang rusak. Buah dan sayuran hijau, oranye dan kuning adalah tameng terbaik untuk mencegah kanker. Penelitian juga menunjukkan bahwa buah-buahan berwarna gelap, seperti blueberry dan anggur, diketahui juga memiliki sifat anti-kanker. Sayuran seperti brokoli dan kembang kol diduga kuat dapat mencegah kanker. Sayuran lainnya termasuk bok choy, brussel, dan kubis.

4. Batasi Daging Merah dan Lemak Hewan
Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa makanan yang tinggi lemak hewani dapat meningkatkan risiko beberapa jenis kanker, terutama kanker usus besar. Daging merah mengandung lebih banyak lemak dibandingkan unggas dan ikan, sehingga mengurangi konsumsi daging merah dalam keseharian Anda dapat membantu mencegah kanker. Selain itu, makanan tinggi lemak juga merupakan penyebab utama obesitas, yang merupakan faktor risiko untuk berbagai jenis kanker.

5. Hindari Alkohol/Minuman Keras
Kebiasaan meminum alkohol dan minuman keras diketahui meningkatkan risiko pada berbagai jenis kanker. Studi menunjukkan bahwa pria yang terbiasa mengkonsumsi 2 minuman beralkohol per hari dan wanita yeng meminum 1 minuman beralkohol per hari secara signifikan meningkatkan faktor risiko untuk jenis kanker tertentu.

6. Rajin Berolah raga
Tahukah Anda bahwa ketika Anda berolahraga, Anda mengurangi risiko untuk berbagai jenis kanker? Para ahli kesehatan menganjurkan kita untuk berolahraga sekitar 30 menit atau lebih, minimal 5 hari dalam seminggu untuk mencegah kanker. Berolahraga bukan berarti Anda harus pergi ke gym (pusat kebugaran) untuk mengangkat beban. Ada banyak cara untuk mendapatkan olah raga, beberapa di antaranya yang cukup murah meriah adalah jogging, renang, bersepeda, tenis, dll.

7. Cari Tahu Riwayat Medis Keluarga Anda
Mengetahui sejarah keluarga Anda dari kanker adalah penting untuk menilai dengan benar faktor risiko untuk jenis kanker tertentu. Kita tahu bahwa beberapa jenis kanker seperti payudara, usus besar, ovarium, dan mungkin jenis yang lainnya dapat ‘diwariskan’. Jika Anda tahu bahwa kanker tertentu pernah dialami oleh salah satu keluarga Anda, beritahukan hal itu kepada dokter Anda. Dengan demikian, Anda dan dokter dapat menentukan rencana pemeriksaan yang tepat dan menilai risiko yang sebenarnya. Tes genetik dan konseling biasanya tersedia dan dapat direkomendasikan berdasarkan riwayat kesehatan keluarga Anda.

8. Periksa Kembali Lingkungan Kerja Anda
Ingatlah, bahan kimia tertentu di tempat kerja Anda dapat meningkatkan resiko terkena berbagai jenis kanker, termasuk kanker ginjal dan kanker kandung kemih. Jika Anda terkena asap, debu, bahan kimia, dll di tempat kerja, Anda memiliki hak untuk tahu apa yang bisa membuat Anda terpapar. Bensin, asap knalpot, arsenik, berilium, vinil klorida, kromat nikel, produk batubara, gas mustard, dan eter klorometil semuanya adalah racun (karsinogen) dan dapat ditemukan di lingkungan kerja. Oleh karena itu, membicarakan hal ini dengan majikan Anda sangatlah penting sehingga dicapai upaya-upaya keselamatan.

9. Hindari Seks Bebas
Anda mungkin bertanya-tanya apakah seks ada hubungannya dengan kanker? Seks yang tidak aman dapat menyebabkan infeksi papillomairus manusia (HPV), salah satu penyebab kanker serviks dan faktor risiko untuk jenis-jenis kanker lainnya. HPV adalah infeksi umum seksual yang menular, ditularkan melalui hubungan seksual, kulit ke kulit. Suatu vaksin, Gardasil, untuk mencegah HPV disetujui oleh FDA pada tahun 2006 dan konon dapat melindungi terhadap empat tipe HPV yang terkait dengan kanker serviks dan jenis lainnya. HIV/AIDS juga berhubungan dengan beberapa jenis kanker. Walaupun vaksin dan obatan-obatan sudah tersedia, namun hal itu bukan berarti Anda dibenarkan untuk melakukan seks bebas.

10. Dapatkan Pemeriksaan Rutin untuk Kanker
Tes skrining kanker yang tersedia di pusat-pusat medis dapat berguna tidak hanya dalam mendeteksi kanker, tetapi juga membantu untuk mencegahnya. Tes skrining seperti colonoscopy dan Pap smear dapat mendeteksi perubahan sel-sel yang abnormal sebelum berubah menjadi kanker. Walaupun begitu, agar metode ini efektif, kita harus melakukannya secara teratur.
Tes skrining lain mungkin berguna untuk deteksi dini, tetapi belum tentu bisa mencegah kanker. Skrining kanker prostat melalui pengujian digital dan tes-tes PSA dapat membantu mendeteksi kanker prostat dini. Mammogram dan alat-alat pencitraan lainnya juga berguna untuk mendeteksi kanker payudara pada wanita.

11. Berdoa Kepada Allah SWT Meminta Perlindungan dari Bala dan Bencana 
Bahkan sakit pilek pun adalah atas kehendak Tuhan, maka begitu pun dengan kanker dan penyakit berat lainnya. Maka berdoa sudah menjadi keharusan agar kita selalu terlindungi dari berbagai musibah yang tidak diharapkan.

*****
Apakah artikel ini membantu Anda? Jika ya, mohon keikhlasannya untuk mengklik iklan di bawah ini :)












Apa Saja Janis-jenis Kanker itu?

Kanker adalah istilah yang luas digunakan untuk merujuk beberapa penyakit ganas. Ada lebih dari 100 jenis kanker yang berbeda, yang menyerang berbagai bagian tubuh. Setiap jenis kanker adalah unik dalam hal penyebab, gejala, dan metode pengobatannya. Seperti halnya semua kelompok penyakit lain, beberapa jenis kanker tertentu lebih umum dibandingkan yang lainnya.
Jenis-jenis Kanker Umum
Kanker kulit adalah kanker yang paling sering didiagnosa antara pria dan wanita. Lebih dari satu juta kasus yang didiagnosa setiap tahun, di mana orang-orang muda lebih banyak memiliki kanker kulit daripada sebelumnya. Jenis kanker yang paling umum didasarkan pada frekuensi diagnosis antara lain:
  • kanker kandung kemih
  • kanker payudara
  • kanker usus besar
  • kanker endometrium
  • kanker ginjal (sel ginjal)
  • leukemia
  • kanker paru-paru
  • melanoma
  • limfoma non-Hodgkin
  • kanker pankreas
  • kanker prostat
  • kanker tiroid


Jenis Kanker Berdasarkan Sistem Tubuh
Kanker memiliki potensi untuk mempengaruhi setiap organ dalam tubuh. Sel-sel dalam tumor ganas memiliki kemampuan untuk menyerang jaringan dan organ tetangga, sehingga menyebarkan penyakit. Hal ini juga sangat mungkin bagi sel kanker untuk membebaskan dirinya dari tumor dan memasuki aliran darah, yang pada gilirannya menyebarkan penyakit ke organ lain. Proses penyebaran ini disebut metastasis. Bila kanker telah menyebar dan telah mempengaruhi area lain dari tubuh, penyakit ini masih disebut organ originasi. Misalnya, jika kanker serviks menyebar ke paru-paru, maka kanker tersebut masih disebut kanker leher rahim, bukan kanker paru-paru.
Kanker Darah
Sel-sel di sumsum tulang yang menimbulkan sel-sel darah merah, sel darah putih, dan trombosit kadang-kadang dapat menjadi kanker. Kanker ini berupa leukemia atau limfoma.
Kanker Tulang
Kanker tulang adalah jenis kanker yang relatif jarang, di mana dapat mempengaruhi anak-anak dan orang dewasa, tetapi terutama mempengaruhi anak-anak dan remaja. Ada beberapa jenis kanker tulang, namun jenis yang paling umum adalah:
  • Sarkoma Ewing
  • Osteosarcoma


Kanker Otak
Tumor otak dapat menjadi ganas (kanker) atau jinak (non-kanker). Mereka menyerang anak-anak maupun orang dewasa. Tumor otak ganas tidak sering menyebar ke luar otak. Namun, jenis kanker lain memiliki kemampuan untuk menyebar ke otak. Jenis kanker otak meliputi:
  • Tumor Otak, Dewasa
  • Batang otak glioma, Anak
  • Cerebellar astrocytoma, Anak
  • Cerebral astrocytoma/glioma ganas, Anak
  • Ependymoma, Anak
  • Medulloblastoma, Anak
  • Supratentorial Primitive neuroectodermal dan Pineoblastoma, Anak
  • Visual Pathway glioma dan hipotalamus, Anak


Kanker Payudara
Kanker payudara adalah jenis kanker yang umum mempengaruhi perempuan, dan lebih jarang pada laki-laki. Konon di Amerika Serikat, lebih dari 200.000 wanita didiagnosa menderita kanker payudara setiap tahun. Jenis kanker payudara termasuk, tetapi tidak terbatas pada:
  • duktal karsinoma in situ
  • lobular karsinoma in situ
  • inflamasi kanker payudara
  • Penyakit Paget dari puting susu
  • kanker payudara jenis Invasif


Kanker Pencernaan/Gastrointestinal 
Kanker ini merupakan kategori kanker banyak menyerang bagian dari esofagus ke anus. Setiap jenis spesifik dan memiliki gejala sendiri, penyebab, dan perawatan.
  • Kanker anal
  • Empedu Duct Cancer, ekstrahepatik
  • Tumor karsinoid, gastrointestinal
  • Kanker Colon
  • Esophageal Cancer
  • Kanker kandung empedu
  • Kanker Hati, Primer Dewasa
  • Kanker Hati, Anak
  • Kanker Pankreas
  • Kanker rektum
  • Kanker Usus Kecil
  • Kanker Perut (lambung)


Kanker Endokrin
Sistem endokrin merupakan bagian penting dari tubuh yang bertanggung jawab untuk aktivitas kelenjar dan hormon. Kanker tiroid adalah kanker yang paling umum dari jenis kanker endokrin, dan umumnya paling fatal.
  • Karsinoma adrenocortical
  • Tumor karsinoid, gastrointestinal
  • Islet your Karsinoma (endokrin Pankreas)
  • Kanker paratiroid
  • Pheochromocytoma
  • Tumor hipofisis
  • Kanker Tiroid


Kanker Mata
Seperti organ-organ lain dalam tubuh manusia, mata juga rentan terhadap kanker. Kanker mata dapat mempengaruhi anak maupun orang dewasa.
  • Melanoma, intraokular
  • Retinoblastoma


Kanker Genitourinari
Ini merupakan jenis kanker yang banyak menyerang alat kelamin pria dan saluran kemih.
  • Kanker kandung kemih
  • Kanker Ginjal (Renal cell)
  • Kanker Penis
  • Kanker Prostat
  • Pelvis ginjal dan Kanker Ureter, Transitional  cell
  • Kanker testis
  • Kanker uretra
  • Tumor Wilms dan Tumor Ginjal Anak lainnya


Kanker Ginekologi
Kelompok ini adalah jenis kanker yang mempengaruhi organ-organ sistem reproduksi wanita. Spesialis oncologists dipanggil juga gynecologic oncologists, yang direkomendasikan untuk mengobati kanker ginekologi.
  • Kanker Serviks
  • Kanker endometrium
  • Tumor trofoblas gestasional
  • Kanker ovarium
  • Uterine Sarkoma
  • Kanker vagina
  • Kanker vulva


Kanker Kepala dan Leher
Sebagian besar kanker kepala dan leher mempengaruhi permukaan mukosal lembab kepala dan leher, seperti mulut, tenggorokan, dan hidung. Penyebab kanker kepala dan leher bervariasi, namun merokok termasuk salah satu yang berperan. Penelitian saat ini menunjukkan hubungan yang kuat HPV dalam pengembangan beberapa kanker kepala dan leher.
  • Kanker Hypopharyngeal
  • Kanker laring
  • Kanker Bibir dan Mulut
  • Kanker Leher metastatik skuamosa
  • Kanker nasofaring
  • Kanker orofaringeal
  • Sinus paranasal dan Kanker rongga hidung
  • Kanker paratiroid
  • Kanker Kelenjar saliva


Kanker Pernapasan
Merokok adalah penyebab utama untuk kanker yang mempengaruhi sistem pernapasan. Paparan asbes juga termasuk faktor lainnya.
  • Kanker paru-paru, Non-Small Cell
  • Kanker paru-paru, Small Cell
  • Mesothelioma ganas
  • Thymoma dan Karsinoma thymus


Kanker Kulit 
Kanker kulit Non-melanoma adalah jenis kanker yang paling umum di antara pria dan wanita. Paparan sinar UV matahari adalah penyebab utama untuk kanker kulit non-melanoma dan juga melanoma.
  • Cutaneous T-Cell Limfoma
  • Sarkoma Kaposi
  • Melanoma
  • Merkel Cell Carcinoma
  • Kanker Kulit Non-Melanoma


*****
Apakah artikel ini membantu Anda? Jika ya, mohon bantu kami mengklik iklan di bawah ini :)








Google Connect

Diskusi Terbaru

Browse by Tags

Air (1) Berkebun (1) Bunga (1) Jantung (3) Jerawat (2) Kanker (2) Kecantikan (2) Kesehatan (5) Kompos (1) Limbah (1) Makanan (1) Mawar (1) Merokok (1) Mobil (1) Otomotif (3) Pertanian (3) Rose (1) Seks (1) Wanita (3)